Home News Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri, Liburan Aman dan Tenang

Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri, Liburan Aman dan Tenang

197
0

Sedia payung sebelum hujan menjadi istilah yang sering kita dengar bukan? Nah, hal tersebut erat kaitannya dengan Asuransi. Terdapat berbagai macam asuransi, salah satunya asuransi perjalanan ke luar negeri.

Asuransi perjalanan ke luar negeri merupakan salah satu hal yang diperlukan bagi kamu yang punya hobi jalan jalan. Kita tak pernah tahu kejadian apa yang akan menimpa selama dalam perjalanan.

Hal buruk atau musibah tidak bisa kita hindari, mereka datang tanpa permisi. Bayangkan saja kalau kita tidak punya jaminan atau pertanggungan, kerugian yang harus ditanggung bisa jadi sangat memberatkan.

Pengertian Asuransi Perjalanan

Apa Itu Asuransi Perjalanan?. Tentunya kita sudah sering mendengar istilah asuransi, lalu untuk asuransi perjalanan sendiri adalah jaminan perlindungan yang dibutuhkan oleh orang yang bepergian ke luar negeri. Asuransi ini berfungsi sebagai proteksi diri dari risiko tak terduga selama perjalanan.

Untuk asuransi peralanan ini memiliki jangka waktu yang lebih pendek dari asuransi jenis lain, yaitu berlaku hanya selama pemegang polis melakukan perjalanan hingga kembali pulang.

Macam-macam proteksi yang di cover termasuk dalam asuransi perjalanan ini biasanya meliputi risiko kecelakaan, biaya pengobatan, kehilangan barang, keterlambatan bagasi, pemulangan jenazah, dan lain sebagainya. Jadi, bagi Anda yang menganggap asuransi perjalanan ke luar negeri ini tak terlalu penting, mulai sekarang coba pelajari lebih dalam tentang manfaat dan kegunaannya.

Pentingnya Memiliki Asuransi Perjalanan

Berikut dijelaskan mengenai pentingnya dan manfaat memiliki asuransi perjalanan,

Mengatasi Kerugian Penerbangan Ditunda atau Dibatalkan

Saat ini delay dalam penerbangan sudah menjadi hal yang biasa, maskapai melakukan penundaan penerbangan bahkan pembatalan. Hal ini bisa sangat merugikan calon penumpang, baik itu dari segi waktu maupun materi.

Kalau kamu memiliki jaminan perlindungan perjalanan (asuransi perjalanan), kerugian semacam itu bisa diantisipasi. Perlindungan biasanya akan diberikan dalam bentuk pengembalian dana. Setiap perusahaan asuransi memiliki batas waktu klaim yang berbeda-beda. Ada yang menetapkan masa tunggu 6 jam dan ada pula yang masa tunggunya 12 jam hingga jaminan atau ganti rugi dari asuransi akan diberikan.

Keterlambatan atau penundaan yang ditanggung bisa disebabkan oleh cuaca buruk, kerusakan mekanis, penutupan bandara, hingga aksi pemogokan, dan semua alasan yang terjadi di luar kendali.

Ganti Rugi untuk Kerusakan atau Kehilangan Bagasi

Risiko barang hilang atau rusak di pesawat memang terkadang tak bisa dihindari. Kalau kamu memiliki jaminan perjalanan, paling tidak kamu akan menerima ganti rugi jika mengalami kejadian seperti ini.

Itulah salah satu manfaat memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri. Walaupun kesal karena barang rusak atau hilang, kamu bisa jadi tenang setelahnya karena bisa mendapatkan ganti rugi.

Jaminan Kesehatan Jika Sakit Saat Perjalanan Liburan

Dengan memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, kamu juga akan mendapatkan asuransi kesehatan. Jaminan ini bisa digunakan ketika mendadak kamu sakit saat dalam perjalanan.

Khawatir akan biaya rumah sakit yang mahal pasti akan dirasakan. Namun, kalau kamu memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, rasa khawatir tersebut bisa diatasi. Tak sedikit dari perusahaan asuransi bahkan menawarkan jaminan evakuasi medis 24 jam dalam keadaan darurat di seluruh dunia.

Namun klaim atas alasan sakit juga tidak bisa langsung disetujui. Kalau sebelum melakukan perjalanan ternyata sudah menderita sakit, pengajuan klaim tidak akan disetujui. Hal ini biasanya tergantung atas perjanjian yang telah disetujui sebelumnya.

Perlindungan Kecelakaan Saat Perjalanan

Kecelakaan dalam perjalanan juga menjadi salah satu risiko yang bisa datang kapan saja. Apalagi jika risiko tersebut terjadi ketika sedang berada di luar negeri, tentu kita akan sangat khawatir karena jauh dari orang terdekat.

Memang tak ada seorang pun yang menginginkan hal buruk terjadi selama dalam perjalanan. Namun, setidaknya kita perlu melakukan tindakan antisipasi untuk mengatasi segala risiko, yaitu dengan memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri.

Perlindungan kecelakaan selama dalam perjalanan ini biasanya meliputi penggantian biaya pengobatan, kecacatan, lumpuh, hingga kematian.

Namun, ada juga kecelakaan yang tidak bisa ditanggung, yaitu jika kecelakaan diakibatkan oleh pengaruh obat-obatan terlarang atau akibat pengaruh alkohol. Klaim atas alasan ini tentu saja tidak akan diterima. Satu alasan lain yang juga menyebabkan klaim ditolak adalah kecelakaan yang disengaja.

Pihak asuransi akan melakukan investigasi terlebih dulu sebelum mencairkan klaim. Jika mereka menemukan hal-hal yang janggal dan menemukan penyebab kecelakaan karena kesengajaan, proses klaim tidak bisa dilakukan.

Jaminan Risiko Kematian Saat Perjalanan Liburan

Kematian memang tidak dapat diduga, bisa saja hal ini terjadi ketika sedang dalam perjalanan ke luar negeri. Urusan pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia pun dapat memakan biaya yang besar.

Biaya pengiriman jenazah ini akan ditanggung oleh asuransi. Biasanya, untuk urusan seperti pemakaman atau kremasi di lokasi kematian juga ditawarkan dengan biaya yang juga ditanggung pihak penyedia jaminan. Jika kematian disebabkan oleh kecelakaan atau hal buruk selama perjalanan, biaya tanggungan yang dijamin asuransi akan diberikan kepada pihak keluarga.

Jaminan Kehilangan Dokumen Perjalanan

Inilah yang sering terjadi saat liburan, hilangnya dokumen perjalanan yang dapat merepotkan kita saat berlibur di luar negeri. Entah karena kurang teliti atau alasan lain, risiko kehilangan dokumen perjalanan bisa saja terjadi. Baik itu dokumen berupa paspor, tiket pesawat, atau yang lainnya.

Dengan memiliki asuransi jaminan perjalanan, risiko kehilangan dokumen perjalanan bisa ditanggung. Kamu akan mendapatkan jaminan berupa biaya untuk menerbitkan paspor dan penggantian tiket pesawat.

Namun, tidak semua alasan kehilangan ini bisa diterima. Alasan yang akan diterima adalah kehilangan akibat pencurian, perampokan, atau bencana alam seperti angin topan, gempa bumi, kebakaran, dan lain sebagainya.

Pertanggungan Harta Benda Selama Ditinggal Bepergian

Ketika hendak melakukan perjalanan, terkadang kita harus meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Jika terjadi sesuatu yang menyebabkan kehilangan akibat pencurian atau kerusakan harta benda dalam rumah akibat kebakaran, hal itu tentu berada di luar kuasa.

Jika hal tersebut memang terjadi, kerugian akibat kejadian tersebut akan ditanggung juga oleh asuransi perjalanan selama pemiliki rumah bepergian.

Premi Produk Asuransi Perjalanan

Biasanya, perusahaan asuransi menawarkan dua jenis asuransi perjalanan, yaitu untuk perjalanan tunggal atau perjalanan tahunan. Asuransi untuk perjalanan tunggal akan memberikan perlindungan selama pemegang polis melakukan satu kali perjalanan. Jenis ini cocok bagi yang hanya ingin berlibur atau melakukan perjalanan bisnis dalam satu waktu.

Sedangkan untuk jenis perjalanan tahunan merupakan asuransi yang belaku dalam jangka waktu satu tahun. Jenis ini cocok bagi yang sudah merencanakan melakukan perjalanan beberapa kali untuk satu tahun ke depan.

Untuk harga premi yang dibayarkan, biasanya perusahaan asuransi menawarkan pertanggungan untuk individu, pasangan, dan keluarga. Kamu bisa memilih kategori yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika membeli untuk kategori pasangan atau keluarga, premi yang harus dibayarkan jatuhnya juga akan lebih murah. Selisihnya bisa mencapai 20% untuk kategori pasangan dan 25% untuk keluarga.

Peserta asuransi ini juga dibagi menurut golongan usianya. Mulai dari anak-anak usia 14 hari – 17 tahun, dewasa usia 18 – 69 tahun, dan lansia usia 70 – 84 tahun. Tapi, bagi peserta dalam kategori lansia, biaya premi yang harus dibayarkan lebih tinggi. Selisihnya bisa mencapai hampir 40% – 50%.

berikut adalah gambaran dari rincian asuransi perjalanan tunggal maupun untuk perjalanan tahunan.

Asuransi Perjalanan Tunggal

Jika hanya merencanakan pergi ke negara terdekat, misal hanya di wilayah Asean, premi yang dibayarkan jauh lebih murah. Kamu bisa memilih asuransi untuk perjalanan tunggal, kisaran harga premi yang dibayarkan sekitar Rp100.000 – Rp200.000. Harga premi ini berlaku bagi pemohon individu dalam kategori usia dewasa.

Perlindungan yang kamu dapatkan biasanya mencakup pertanggungan standar, seperti penundaan atau pembatalan perjalanan, keterlambatan atau kehilangan bagasi, resiko medis, kecelakaan, hingga kematian.

Namun, jika menginginkan cakupan perlindungan yang lebih luas dan cakupan geografis ke seluruh dunia bukan hanya di wilayah Asean saja, kamu harus membayar premi yang lebih tinggi lagi.

Misalnya saja jika kamu memutuskan untuk pergi berlibur selama dua minggu di area Schengen, maka premi yang harus dibayarkan berkisar antara Rp400.000 sampai dengan Rp600.000.

Atau kalau berencana melakukan perjalanan dengan cakupan seluruh dunia selama empat minggu misalnya, kamu akan dikenakan biaya premi sekitar Rp700.000 hingga Rp1.500.000.

Selain manfaat perlindungan standar, kamu bisa mendapatkan manfaat lain seperti penerbangan overbooked, evakuasi medis darurat, perlindungan perabotan rumah akibat pencurian atau kebakaran selama ditinggal pergi, dan lain sebagainya.

Asuransi Perjalanan Tahunan

Kalau sudah memiliki rencana untuk sering bepergian dalam waktu satu tahun ke depan, lebih baik gunakan asuransi untuk perjalanan tahunan. Harga premi bagi pemohon individu dengan cakupan wilayah Asean saja dimulai dari Rp900.000 sampai dengan Rp2.000.000.

Namun, jika merencanakan membeli asuransi dengan cakupan geografis ke seluruh dunia, biasanya berkisar mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000.

Cakupan perlindungannya pun lebih luas. Selain perlindungan standar, ada perlindungan lain yang didapatkan, seperti biaya medis pasca perjalanan, perlindungan perabotan rumah akibat pencurian atau kebakaran, penerbangan overbooked, dan sederet manfaat lainnya.

Jenis asuransi untuk perjalanan tahunan ini lebih hemat daripada perjalanan tunggal. Terlebih lagi, kita tidak perlu repot-repot membeli asuransi perjalanan setiap kali hendak bepergian.

Beberapa Produk Asuransi Perjalanan

1. Chubb Travel Insurance

Chubb Travel Insurance merupakan perusahaan penyedia layanan asuransi perjalanan. Macam-macam perlindungan yang ditawarkan meliputi penggantian atau pembayaran biaya pengobatan, masalah ketidaknyamanan perjalanan, keterlambatan penerbangan atau bagasi, proteksi yang berhubungan dengan kejadian terorisme, dan lainnya.

Perusahaan ini menawarkan beberapa jenis tingkat perlindungan yang bisa dipilih, mulai dari Asean, Standard, Superior, sampai dengan Deluxe.

Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung mengunjungi websitenya dan melakukan transaksi secara online. Prosesnya cukup praktis, tinggal isi data yang sesuai dengan rencana perjalanan yang sudah dibuat.

Jika sudah, akan muncul harga yang ditawarkan sesuai dengan tingkat perlindungan. Pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu, produk asuransi sudah bisa kamu dapatkan.

2. Allianz

Allianz memiliki produk asuransi perjalanan ke luar negeri yang dinamakan New TravelPro. New TravelPro ini juga masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu New TravelPro Basic Schengen, New TravelPro Superior, dan New TravelPro Deluxe.

Untuk jangkauannya meliputi Greater Asia, Pasifik & Schengen, dan Worldwide dengan durasi perjalanan maksimal 183 hari. Namun, jika kamu membutuhkan durasi tambahan, akan berlaku tambahan premi khusus.

Kalau kamu tertarik ingin membeli produknya, kamu bisa langsung mengunjungi website resminya. Nantinya kamu akan diarahkan untuk menemukan agen terdekat yang ada di sekitar kamu dan transaksi sepenuhnya tidak bisa dilakukan secara online.

3. AXA Mandiri Travel Insurance

AXA Mandiri Travel Insurance menyediakan asuransi perjalanan ke luar negeri yang meliputi negara Schengen, ASEAN, maupun perjalanan domestik yang meliputi kota-kota di Indonesia.

Jenis perlindungan yang ditawarkan mulai dari biaya pengobatan, kecelakaan diri, keterlambatan penerbangan, hingga kehilangan bagasi baik di luar maupun di dalam negeri.

Ada dua tingkat perlindungan yang ditawarkan, yaitu platinum dan gold. Premi yang tersedia bisa untuk perorangan maupun keluarga.

Untuk transaksinya pun cukup mudah dan praktis. Kamu bisa membelinya secara online dan tak perlu membuang waktu untuk datang langsung ke kantor atau mencari agennya.

Kamu hanya perlu mengisi formulir sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kalau sudah, bisa langsung melakukan proses pembayaran. Setelah itu, dokumen langsung jadi dan tinggal dicetak saja.

4. Tokio Marine

Tokio Marine memiliki produk asuransi perjalanan ke luar negeri yang bernama Travel Partner. Travel Partner menawarkan manfaat selama nasabah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Manfaat yang diberikan mencakup proteksi terhadap barang-barang pribadi dan juga ketidaknyamanan dalam perjalanan yang mengakibatkan kerugian non material.

Terdapat tiga jenis paket yang ditawarkan, yaitu Silver, Gold, dan Platinum. Masing-masing paket ini memiliki batasan perlindungan yang berbeda-beda. Untuk cakupan perlindungan, Travel Partner menawarkan pertanggungan bagi individu dan keluarga.

Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung kunjungi website resminya. Transaksi bisa dilakukan secara online, sehingga lebih mudah dan praktis, serta bisa dilakukan di mana saja.

5. Zurich

Zurich merupakan perusahaan asuransi perjalanan yang telah menjual polis pertama kali di tahun 1919. Perusahaan ini menawarkan proteksi mulai dari keadaan darurat medis, kehilangan bagasi, penerbangan tertunda, dan lainnya.

Perusahaan ini memiliki dua tingkatan perlindungan yang ditawarkan, yaitu Silver dan Gold untuk lingkup domestik. Sedangkan untuk lingkup internasional berupa Silver dan Gold & Asia Deluxe. Batasan proteksi yang diberikan berbeda-beda tergantung tingkat perlindungannya.

Jika tertarik ingin memilikinya, kamu bisa melakukan transaksi secara online. Tinggal mengisi data sesuai dengan rencana perjalananmu, asuransi pun bisa langsung kamu dapatkan.

Tips Memilih Asuransi Perjalanan Terbaik

Pelajari Surat Perjanjian (Polis)

Saat hendak membeli produk asuransi, banyak orang sering kali mengabaikan isi dari surat perjanjian atau polis. Padahal, mempelajari isi polis ini seharusnya menjadi poin yang paling penting ketika ingin mengajukan asuransi perjalanan ke luar negeri.

Ada beberapa poin tentang pengajuan klaim yang dinyatakan dalam polis dan ada beberapa poin yang tidak bisa mendapat pertanggungan. Otomatis, pengajuan klaim hanya bisa diproses jika kejadian yang dialami sesuai dengan isi perjanjian.

Misalnya saja, jika jaminan sakit bisa ditanggung apabila pemegang polis tidak menderita sakit sebelum perjalanan. Namun sebelum perjalanan, pemegang polis tersebut ternyata mengalami sakit dan mengajukan klaim selama perjalanan, maka klaim tersebut akan ditolak.

Untuk itu, sisihkanlah waktu untuk membaca dan memahami betul apa yang tertera dalam polis, agar hal-hal yang tak diinginkan ketika pengajuan klaim kelak tidak akan terjadi.

Tentukan Limit Sesuai Kebutuhan

Sebelum membeli, lebih baik pikir dulu secara matang kira-kira jaminan apa saja yang sesuai dengan kebutuhanmu saat melakukan perjalanan. Ada berbagai macam jenis asuransi perjalanan yang ada.

Dari semua jenis yang ditawarkan, mungkin ada beberapa yang memang dibutuhkan dan yang tidak. Bijaklah dalam memilih jenis proteksi yang sekiranya memang kamu butuhkan.

Apabila bepergian bersama keluarga, pertimbangkan jumlah anggota keluarga yang ikut bepergian. Sehingga kamu bisa memutuskan berapa biaya premi yang harus dibayarkan.

Misalnya saja kamu ingin berlibur ke Eropa, pikirkan baik-baik kemungkinan risiko yang akan terjadi di sana. Pilih asuransi perjalanan ke Eropa yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Begitu juga jika hanya pergi ke negara tetangga yang tak terlalu jauh, pikirkan juga risiko yang akan terjadi selama kamu bepergian dan tentukan jangka waktunya sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Hal ini berpengaruh terhadap masa berlaku dari asuransi perjalanan yang hendak kamu beli. Jaminan ini akan berlaku saat dimulainya perjalanan sesuai dengan tanggal yang tertulis di dalam perjanjian.

Jangan berpikiran bahwa harga premi yang mahal adalah yang terbaik. Bisa saja kamu malah membayar untuk jenis proteksi yang sebenarnya tidak diperlukan.

Pelajari Luas Cakupan

Selain mempelajari risiko apa saja yang ditanggung, lebih baik sebelum mengajukan juga pahami terlebih dulu tentang luas cakupan yang bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Saat hendak melakukan pengajuan, kamu biasanya akan ditawari polis yang memiliki cakupan global atau cakupan untuk wilayah geografis tertentu saja.

Kalau sering bepergian ke luar negeri, kamu bisa memilih polis dengan cakupan global untuk meminimalkan kemungkinan klaim ditolak.

Untuk perjalanan ke daerah yang berisiko tinggi, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi dan akan ada pembatasan yang lebih ketat.

Ketika memutuskan untuk mendatangi daerah yang berisiko tinggi, biasanya ada beberapa perusahaan yang tidak bersedia memberikan pertanggungan. Untuk itu, pilihlah perusahaan asuransi yang mampu menanggung jaminan sesuai dengan kebutuhanmu.

Sebagai contoh, kalau kamu berlibur dengan mencoba hal-hal ekstrim, berwisata ke alam liar, atau ke tempat berbahaya lainnya, maka pilihlah perusahaan yang menyediakan jaminan atas risiko yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut.

Selain itu, pertimbangkan juga harga premi untuk jaminan-jaminan yang ditawarkan oleh perusahaan penjamin. Perusahaan satu sama lain pasti memiliki standar harga asuransi perjalanan yang berbeda-beda. Pertimbangkan harga premi sesuai dengan perjalanan dan kebutuhanmu.Kenali Kondisi Kesehatan Diri Sendiri

Setiap orang pasti memiliki riwayat kesehatan yang berbeda-beda. Untuk itu, sebelum membuat asuransi perjalanan ke luar negeri ada baiknya untuk mengenali kondisi kesehatanmu.

Beri tahu pihak asuransi secara jujur tentang kondisi kesehatanmu, termasuk riwayat sakit yang pernah dialami. Hal ini berguna jika kamu sakit saat dalam perjalanan, pengajuan klaim bisa diterima.

Karena saat proses pengajuan klaim, pihak asuransi biasanya akan meminta rincian riwayat kesehatan. Jika tidak sesuai dengan informasi yang kamu berikan, bisa saja klaim tersebut ditolak.

Cara & Syarat Pengajuan Asuransi Perjalanan

Asuransi macam ini biasanya ditawarkan oleh perusahaan asuransi umum. Jika tertarik ingin membelinya, kamu bisa langsung mendatangi kantornya atau lewat agen asuransi maupun agen perjalanan.

Setiap perusahaan tentunya memiliki kebijakan dan prosedur yang berbeda-beda. Sebelum memutuskan untuk membelinya lebih baik pertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perusahaan tersebut.

Namun, secara umum ada beberapa syarat yang harus diajukan ketika hendak membeli asuransi perjalanan seperti berikut.

  1. Peserta pemegang polis setidaknya telah memasuki usia minimal 17 tahun dan maksimal 80 tahun.
  2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor yang masih berlaku.
  3. Memiliki Kartu Keluarga (KK) jika peserta klaim lebih dari satu orang.
  4. Mengisi formulir yang disediakan pihak penyedia asuransi sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Cara Klaim Asuransi Perjalanan

Asalkan telah mempelajari proteksi apa saja yang bisa dan tidak bisa ditanggung di dalam surat perjanjian atau polis, tentu prosedur klaim bisa dilakukan dengan mudah.

Beberapa perusahaan asuransi biasanya bisa melayani klaim asuransi perjalanan secara online. Kamu bisa mengajukannya dengan mengunggah dokumen yang diperlukan oleh perusahaan tersebut.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua alasan yang menimbulkan risiko tersebut bisa diterima. Penolakan klaim biasanya didasari alasan yang tidak disebutkan dalam polis.

Berikut adalah syarat umum pengajuan klaim agar bisa disetujui perusahaan asuransi.

Syarat Pengajuan Klaim Asuransi Perjalanan

1. Langsung Laporkan Masalah

Kalau kamu mengalami kejadian yang merugikan dan sangat berisiko, jangan ragu untuk melaporkan masalah tersebut kepada perusahaan penyedia jaminan.

Perusahaan tersebut akan selalu siap sedia saat kamu melaporkan masalah tersebut. Namun perlu diingat, perusahaan juga memiliki batas waktu untuk melaporkan masalah yang telah ditentukan.

Kalau kamu baru melaporkannya setelah batas waktu tersebut, maka proses klaim akan sulit atau bahkan bisa ditolak.

2. Laporkan Masalah Sesuai dengan Jaminan Proteksi yang Disetujui

Sudah disebutkan di atas, lebih baik pahami dulu sampai jelas isi dari polis sebelum memutuskan membeli produk asuransi perjalanan ini. Ketelitian sangatlah diperlukan.

Cari tahu perlindungan dari kejadian apa saja yang akan ditanggung oleh perusahaan. Perusahaan akan memberikan jaminan atas masalah yang masuk dalam daftar proteksi mereka.

Jadi, sebelum melaporkan masalah lebih baik teliti lagi apakah masalah tersebut termasuk salah satu dari proteksi yang dijamin. Jika tidak, maka kamu tak akan bisa mendapatkan klaim atas kejadian tersebut.

3. Lengkapi Dokumen Pendukung

Agar klaim bisa diproses dan disetujui, ada beberapa dokumen pendukung yang harus dilengkapi. Sebelum mengajukannya, lebih baik cari tahu dulu dokumen apa saja yang dibutuhkan.

Saat hendak mengajukan klaim, perusahaan akan memberikan formulir, baik itu secara online atau offline. Formulir tersebut harus diisi dengan jelas, lengkap, dan benar.

Semua dokumen pendukung asli harus dilampirkan. Jika formulir tersebut sudah diisi, kamu akan diminta melengkapinya dengan keterangan kronologi kejadian, salinan KTP, tiket pesawat, boarding pass, paspor, dan dokumen perjalanan lainnya.

Untuk klaim kecelakaan, biasanya perusahaan akan meminta lampiran surat laporan dari kepolisian, keterangan dari pihak penerbangan, fatwa waris, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk klaim keterlambatan penerbangan atau bagasi, biasanya kamu akan diminta mengisi dokumen berisi konfirmasi nomor penerbangan, lamanya keterlambatan, dan alasan di balik keterlambatan tersebut dari perwakilan maskapai yang bersangkutan.

Untuk klaim kehilangan, kerusakan, atau pencurian bagasi yang di check in, segera laporkan ke maskapai penerbangan yang bersangkutan. Jangan lupa juga untuk meminta laporan kehilangan atau kerusakan tersebut. Maskapai penerbangan mungkin akan bertanggung jawab atas kejadian seperti ini.

Namun, untuk kehilangan yang berkaitan dengan dokumen perjalanan, kamu harus melaporkan kepada otoritas setempat dan meminta pernyataan tertulis.

Pernyataan inilah yang nantinya akan dilampirkan dengan formulir pengajuan klaim, agar kerugian tersebut bisa diproses untuk penggantian ganti ruginya.

Setiap perusahaan penyedia asuransi tentu memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Jika mengalami kebingungan, cari informasi di website perusahaan tersebut atau hubungi call center-nya.

Kalau kamu membuatnya melalu travel agent, kamu bisa meminta mereka untuk mengurus segala prosedurnya.

4. Beri Alasan yang Logis

Memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri memang menjadi salah satu tindakan antisipasi jika terjadi hal-hal merugikan yang tak diinginkan. Jika memang hal tersebut terjadi, penggunaan klaim dapat mengganti kerugian yang dialami.

Namun, perusahaan yang bersangkutan tidak akan serta merta menerima semua alasan begitu saja. Hal ini bertujuan untuk menghindari praktik kecurangan yang akan merugikan perusahaan tersebut.

Untuk itu, berikanlah alasan yang logis dan jelas ketika mengajukan klaim agar perusahaan dapat percaya dan klaim bisa disetujui. Memberikan alasan yang terkesan sepele dan tidak masuk akal, kemungkinan besar tidak akan ditanggapi oleh perusahaan tersebut.

Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri Jadi Syarat Permohonan Visa

Pada beberapa kasus, asuransi perjalanan menjadi salah satu syarat wajib untuk permohonan pengajuan visa. Seperti visa Schengen. Visa Schengen merupakan visa yang berlaku di semua negara anggota Schengen Area, di mana sebagian besar adalah negara-negara Uni Eropa.

Dengan visa ini, kita bebas masuk ke negara-negara Schengen Area. Namun, karena syarat agar kita bisa punya visa tersebut salah satunya adalah memiliki asuransi perjalanan ke luar negeri, mau tak mau kita tetap harus memilikinya.

Ada beberapa aturan spesifik yang perlu dipenuhi saat mengajukan asuransi perjalanan agar bisa memenuhi syarat permohonan Visa Schengen. Meskipun sudah memiliki asuransi perjalanan, namun tak semua jenisnya bisa diterima.

Sebelum membelinya, lebih baik pahami dulu dengan benar apakah asuransi tersebut memenuhi kriteria permohonan Visa Schengen. Karena tak semua asuransi bisa diterima.

Nah, berikut adalah beberapa kriteria asuransi perjalanan ke luar negeri sebagai syarat pengajuan Visa Schengen.

  1. Polis asuransi harus bisa menanggung biaya berobat dan perawatan di rumah sakit yang dikeluarkan mulai dari biaya untuk perawatan di negara tujuan sampai biaya penerbangan untuk keperluan evakuasi dari negara anggota Schengen Area ke Indonesia.
  2. Tanggungan polis minimal adalah €30.000 atau US$50.000 untuk menutupi biaya berobat.
  3. Jangka waktu tanggungan harus berlaku selama tinggal di area Schengen.
  4. Polis tidak hanya berlaku untuk negara yang direncanakan akan dikunjungi saja, tetapi harus berlaku untuk semua negara anggota Schengen.
  5. Perusahaan penyedia asuransi harus memiliki kantor perwakilan di area Uni Eropa. Hal ini bertujuan agar pemegang polis menggunakan perusahaan penyedia yang terpercaya, bukan sembarangan perusahaan.
  6. Polis harus sudah dibayar dan diterbitkan saat kamu mengajukan permohonan Visa Schengen.
  7. Polis harus dipegang sendiri saat tiba di negara Schengen, hal ini berguna sebagai antisipasi saat petugas imigrasi perlu memeriksa kelengkapan dokumen.

Bepergian Aman dan Nyaman dengan Asuransi Perjalanan

Selain asuransi kesehatan atau jenis lainnya, asuransi perjalanan ke luar negeri merupakan salah satu yang wajib kamu miliki jika sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Bahkan beberapa negara mewajibkan untuk memiliki asuransi perjalanan sebagai salah satu syarat permohonan Visa Schengen. Hal ini berguna sebagai tindakan antisipasi kerugian atas risiko yang bisa saja dialami ketika sedang dalam perjalanan.

Meskipun banyak orang yang memandang asuransi perjalan ini tidak terlalu penting fungsinya, namun bagi mereka yang sudah menyadari betapa pentingnya hal ini, pasti akan berpikir bahwa dirinya harus memiliki asuransi perjalanan.

Musibah tak bisa kita hindari, datangnya pun bisa kapan saja, termasuk saat kita sedang melakukan perjalanan. Untuk itu, persiapkan perjalananmu dengan seksama, termasuk melindungi diri dengan asuransi perjalanan.

Bepergian pun menjadi aman karena sudah memiliki proteksi atas kemungkinan risiko buruk yang bisa saja terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here